Beranda

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh Selamat Datang Di Blog Seuntai Kenangan

26 November 2007

Idiologi dan Kepemimpinan

Setiap kelompok tentu mempunyai pemimpin, dan pemimpin ini mempunyai idiologi atau pemahaman masing-masing.

Jika idiologi atau pemahaman ini bertemu dengan idiologi yang sepaham maka akan membentuk suatu komunitas yang mempunyai idiologi yang sama tersebut.

Idiologi Pimpinan kelompok yang ada akan membawa para jamaahnya atau kelompoknya untuk merealisasikan idiologi yang di bawanya. Jika idiologinya ini benar maka tindakan nyata yang akan ditimbulkan pun akan benar pula dan juga sebaliknya jika idologinya salah maka akan salah pula dalam realisasinya.

Kita sebagai muslim untuk standar atau ukuran salah dan benarnya adalah AlQuran dan sunah Nabi Muhammad SAW, jika keluar dari yang dua itu berarti bisa dikatakan sesat.

Akhir-akhir ini muncul beberapa aliran sesat dan menyesatkan ummat Islam. Hal itu muncul dikarenakan Idiologi pemimpinnya yang salah. Kesalahan muncul karena faktor pemahaman terhadap Islam itu sendiri tentunya kurang mendalam, atau karena kepentingan sesaat (duniawi)semata.

Oleh karena itu kita sebagai Muslim mari kita koreksi diri ini, selama ini Idiologi kita atau pemimpin yang kita ikuti sudah benar atau belum berdasarkan Al-Quran dan Sunah tentunya.

Jangan sampai kita membela idiologi dan pemimpin kita mati-matian ternyata yang kita bela itu ternyata sesat. Untuk itu mari kita kembali ke Al-Quran dan Sunnah Nabi sebagi standar ukuran kebenaran dalam Islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lima (5) Indeks Posting Terakhir